PENYAKIT kencing manis atau bahasa keren-nya diabetes mellitus banyak diidap orang Indonesia. Seorang penderita diabetes melitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet, dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres.
Banyak memang obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun sering harganya mahal karena bahan-bahannya haruslah diimpor. Bagaimana mau menjauhi stres jika untuk membeli obat yang harganya selangit saja susah. Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah. Di pasar-pasar tradisional yang becek ketika hujan dan penuh debu saat musim kemarau, "obat" ini bisa dengan mudah didapatkan. Lalu "obat" apa yang murah meriah itu? BUNCIS. Ya, tepat. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes melitus.
Timbul pertanyaan, apa sih "kesaktian" yang terkandung dalam buncis? Berdasar analisis , di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan :
"Sitosterol dan stigmasterol".
Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin. Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah.
Seseorang mengalami diabetes melitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali. Ternyata dua zat tadi mampu merangsang pankreas untuk meningkatkan produksi insulinnya. Selain dua zat tadi, diperoleh data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81 persen, lemak 0,28 persen, protein 1,77 persen, serat kasar 2,07 persen, dan kadar abu 0,32 persen.
Cukup membeli sayur buncis dan memakannya secara teratur, kadar gula dalam darah bisa turun. Manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Kalau dimasak dalam bentuk oseng-oseng, dengan tambahan daging, tentunya sama saja. Berbahagialah mereka yang kerap makan lalapan buncis. Ternyata selain manis, buncis juga bisa mencegah dan menghilangkan penyakit kencing manis. Mau coba???
by: Staf Ahli Komunikasi dan Jurnalistik 08-10
edited and posted
by: Staf Ahli Pusat Informasi dan Data 08-10
Label:
Buncis,
Diabetes Mellitus,
Kencing manis
Welcome
Welcome to our blog..
Hopefully all of you can enjoy this and don't forget to leave a messages..
Best Regards..
Thank's..
Hopefully all of you can enjoy this and don't forget to leave a messages..
Best Regards..
Thank's..
Guess
Pesan dan Kesan
|
|

